Minggu, 14 Oktober 2012

JURANG

Suatu hari, saat kakimu telah kuat untuk berlari
tanganmu telah kekar untuk mengangkat beban kehidupan
tiba-tiba tanpa sengaja kau terperosok ke JURANG yang dalam
Betapa luar biasa RASA atas ketidaksiapanmu berada disini
Merasa bahwa ini seperti AKHIR dari segala HARAPAN dan KEMUNGKINAN baik

Berhenti dan sadari sejenak,
melihat sekelilingmu yang hanya bertemu dengan semak-semak yang jauh dari segala jenis keNYAMANan hidup.

Yeah,. welcome to the abyss !
Pada kondisi seperti ini, maka kita berpikir bahwa keadaan dan keberadaan kita lah yang paling dalam dan mengenaskan, karena pada saat inilah kita hanya butuh diKASIHANi.
Tidak mau memandang orang lain yang mungkin juga sedang berada pada jurang di lain tempat,
padahal ukuran dalam Jurang itu tidak pernah SAMA.
Dan mungkin saja Tuhan menciptakan INI sesuai tingkat ketinggian kita di mata-Nya.

Perlu diTEKANkan bahwa jurang itu letaknya masih diatas TANAH dan bukan dibawah tanah.
Jadi kau masih bisa berpijak diatasnya dan bukan terkubur didalam.
Jika kaki dan tanganmu masih UTUH, maka perlahan-lahan telusuri jalan dan tebing ke atas dengan hati-hati.
Lambat tapi pasti kau akan terbiasa bahkan menikmati setiap pemandangan disekitarmu.
Bukankah ini sangat DEKAT dengan Alam-Nya.
Kau tidak akan pernah tahu INI sebelumnya ketika kau berada di tempat NYAMANmu dulu.
Banyak bertemu hal LAIN yang mungkin saja memberimu pandangan baru tentang sesuatu diluar dugaanmu.
Kau PASTI tidak menyukai melakukan perjuangan INI dengan KAKI dan TUBUHmu sendiri, dan disini kau terpaksa melakukannya bahkan tanpa bekal dan persiapan sebelumnya.
Ini pengalaman sangat FATAL bagimu.
Keyakinan PASTI bahwa apapun dan bagaimanapun kau akan selalu berusaha KEATAS
karena dalam JURANG tidak ada jalan menuju ke bawah lagi
Jika kau sampai keatas dan merasa BANGGA dengan KAKI dan AKALmu. Maka kaupun mampu bercerita tentang PERJALANANmu pada lainnya dan mereka HANYA sebagai PENDENGAR semata yang hanya bisa MEMBAYANGKAN kehebatanmu menaklukkan sebuah JURANG yang sangat menakutkan ITU.
Apa artinya kesombonganmu ini jika Tuhan tak memaksamu kesitu??

namun bagaimana jika TANGAN dan KAKImu PATAH atau remuk sehingga kaupun tidak bisa berbuat apa-apa untuk bertahan bahkan berjalan keatas?? suaramu tak lagi terdengar saat mulutmu teriak terbungkam kesakitan dalam JATUHmu.
Masih ada HARAPAN lainnya. Kau mampu berdo'a pada Tuhanmu untuk mengirimkan pertolongan-Nya. Dan ataukah beberapa hari tidak ada PERTOLONGAN yang datang menjemputmu, maka kaupun masih bisa berharap dalam do'amu agar SURGA dan KEBAIKAN ada bersamamu setelah ini.

Semua ITU bukan pada KUASA kita untuk berharap lebih dari kehati-hatian
Karena Jurang dalam kehidupan itu benar-benar NYATA dan ADA disini
Setidaknya sebelum JURANG ini mematahkan serta membungkam mulutmu untuk HIDUP adakah kesempatan dari Tuhanmu untuk selalu MENGERTI saat-saat SULIT seperti INI

Dan ketika PERTANYAAN ini muncul untukku,
"Apakah sesungguhnya tujuan Tuhan menciptakan JURANG ini ?"
dan
"Siapakah yang pantas terperosok untuk menjadi PAHLAWAN ataukah BANGKAI disini?"

MAAF untuk sebuah KESALAHAN

sejenak untuk sebuah kesalahan,

"HATI adalah sesuatu milik manusia yang paling BERHARGA,
maka kesalahan terbesar adalah menyakiti HATInya"

dari kata-kata inilah aku menarik sebuah kebijakan bagi diriku sendiri,
BAHWA,..
segala kesakitan HATI ini adalah KESALAHAN diriku sendiri
yang memasukkan dan mengijinkan hal-hal itu menyakiti hatiku,

akan kuMAAFkan segala kesakitan dari berbagai KESALAHAN
tanpa aku pedulikan siapa dan darimana kesalahan ini berasal dan mendatangiku,
akulah yang tetap meminta maaf pada semuanya,
terutama pada HATIku sendiri,


maaf atas diriku sendiri,
menangis untuk kesalahanku pada HATI yang tersakiti
maka AIR MATA inipun adalah AIR SUCI dari tubuhku untuk menebus KESALAHAN ini

berterimakasih kepada orang-orang yang memberiku LUKA di hari kemarin,
tak lain karena mereka lah aku menemukan IKHLASku pada BIJAK hati,
ini bukan keMUNAFIKan, ini hanyalah sebuah KESADARAN diri
menyadari bahwa semua akan kurubah menjadi seribu KEBAIKAN hikmah,
takkan pernah ada BATAS untuk sebuah kesakitan yang berSAMBUNG,
cukup sampai kata "MAAF" untuk diriku sendiri yang akan MAMPU mengakhiri semuanya,


sekilas tentang kata "MAAF",..
MAAF,.
kata ini mudah diucapkan oleh siapapun juga,
namun apakah tak disadari bahwa kata ini tidaklah begitu berPENGARUH tanpa,..
sang pemberi MAAF menerima kesalahan yang ada pada dirinya sendiri,.
terlihat aneh jika kau tak mampu MEMAHAMI kata-kata ini,
bahwa,..
siapapun dan apapun yang menyakitimu itu akan kau simpan dalam HATImu
dan siapa yang mampu mengeluarkan RASA sakit di HATImu itu?
tak lain adalah dirimu sendiri,..
maka minta maaf segalanya pada dirimu sendiri 
atas HATImu yang tersakiti,.

Aku bahagia karena segala KESALAHAN yang datang padaku telah aku keluarkan dari HATIku
HATI yang penuh dengan segala MAAF ini pun kembali SUCI bersama keIKHLASan berbagi
membersihkan HATI dari segala kesalahan yang menyakiti
untuk meNYAMANkan diri pada segala KEBAHAGIAN yang tak terhingga,.

(terimakasih dan MAAF tulusku untuk keluarga, sahabat, kerabat dan semua orang yang berada SINGGAH dalam kehidupan INDAHku)

Kesalahan yang dilakukan orang lain terhadap kita nantinya akan menjadi kesalahan kita juga jika kita tak mampu memaafkannya

sepenggal tentang hujan, petir, badai dan pelangi

memperhatikan sepasang hati bercengkerama
dibalik awan tebal dan hitam
lukisan senyum mereka seolah menghapus kecemasan sebuah pertanda
akan jatuh HUJAN lebat dan PETIR yang menyambar
namun tak mampu menggetarkan RASA dihatinya,
bahkan mereka seperti sedang bergandengan menari di tengah-tengah BADAI,

beberapa teriakan dari bawah langit memanggil-manggil mereka untuk segera turun dan kembali kerumah masing-masing sebelum hujan benar-benar jatuh,
namun mereka tidak kunjung pada sedianya,

hanya beberapa BAIT kalimat yang mereka PESANkan pada para telinga-telinga lainnya:

"bahwa mereka HAUS karena kemarau panjangnya, apalah arti badai dan petir jika itu hanya termakna harga dari sebuah hujan yang mereka nanti di sepanjang kekeringan kemarau, yang akan termanfaatkan untuk banyak kehidupan, ini hanya PROSES alam"

mereka ingin mandi dan minum airnya untuk membersihkan noda-noda debu dan kotoran lainnya, serta menghilangkan haus DAHAGAnya tentang kerinduannya pada kucuran AIR hujan kehidupan.
ya ! itu cara mereka mensucikan hatinya, menghilangkan galau dengan AIR alam-NYA, karena mereka ingin tumbuh segar seperti pohon yang DIAM dan tetap TEGAK bertahan meski ALAM dan lingkungan sekitarnya berusaha menguji keteguhannya dalam hidup. Ada satu nuansa kebahagiaan yang mereka nantikan seandainya telah berhasil melaluinya, yaitu PELANGI..
mereka tidak memperdulikan tentang kedua kemungkinan muncul setelah hujan badai tersebut, apakah akan benar-benar muncul pelangi atau tidak sama sekali. Mereka hanya menikmati semua gejala ALAM ini apa adanya.

sebersit tentang PELANGI yang muncul pun takkkan pernah lama, namun setidaknya mereka pernah menikmatinya bersama-sama.
Sekiranya kau pernah tahu dan mengerti tentang rasa pahit dan manisnya.
Semua akan kembali berputar, kehidupan WAKTU akan berjalan memutar kembali, akan ada kemarau lagi yang mungkin kau lalui sendiri lagi ataukah berbagi. Bahkan akan ada salju atau semi, dan gugur pada musim masanya. Akan selalu datang untuk kehidupan selanjutnya, dan akan terlaluilah dengan cara untukmu menikmatinya, SENDIRI atau BERBAGI

ada sebuah NILAI BANDING yang mereka rumuskan dalam perjalanan terpilihnya, yaitu melalui langsung atau berlindung dibawah bangunan besarpun, badai tetap akan datang menghujamnya.
Jika memang TUHAN menganugerahkan AMANAT besar itu padanya, dan ketika dibalik terjangan panas, hujan, petir dan badai mereka masih mampu bertahan meski sempat tubuhnya menggigil kesakitan, masih ada pelangi tercipta untuk mereka nikmati bersama meski hanya sebuah LAGU PELANGI sekalipun.
dan ini adalah K E H I D U P A N.

Kekasih Sahabat& Cinta.

Kekasih,.. Sahabat,.. & Cinta,..


Kekasih,.. Sahabat,.. & Cinta,..

diantara PERAN inilah kita berada, mengurai MAKNA atas dasar KEBAIKAN yang saling terberi.
Kita masuk dalam segala EMOSI menguasai, tak mampu meninggalkan karena nyatanya memang telah mampu memaksa kita untuk tinggal bersama dalam satu ATAP.
Kau mengerti tentang kebaikan dan keburukanku, akupun paham untuk keburukan dan kebaikanmu
selayak tangan, kaki, mata, telinga, lidah dan semua organ yang selalu saling PEKA untuk menjalankan PERANnya masing-masing. Semua mampu merasakan kebersamaan, menangkap kesakitan, kesalahan, kekecewaan, dan segala ke-AKU-an serta ke-KAMU-an yang telah terpatri dalam jatuh ikhlasmu dalam penerimaan diri.
pasang surut, datar, mengembang, mengempis atau bergelombang terbawa angin yang menghempaskan keKUATannya menuju SAMUDERA kehidupan. Tanpa disadari kita berada ditengah-tengah BADAI dalam senyuman yang berMAKNA lebih dari sekedar hitungan banyak,.

untuk Kekasih, Sahabat & Cinta,..

kau berikan dan pilihkan PERAN mana untukku - untukmu ???
hanya HATImu sendiri yang mampu kau MENGERTI,
meski nyatanya semua HARUS jatuh pada kekuatan TOLERANSI diri,
kau MEMBENCI, namun juga MENCINTAI,.
kau MEMAKI, namun juga MEMUJI,.
kau MENGHILANG, namun juga MERINDUKAN,.

sekali lagi,..
kau tak mampu berbohong padaku,
sekian kali,..
kau tak akan mampu bersembunyi diantara sikap anehmu,
karena kau dan aku bukanlah orang lainnya,
karena kau dan aku bukanlah tak mengenal lainnya,
EMOSI itu hidup,
RASA itu BERADA dan menJIWA,
seperti halnya kau menyayangi diri sendiri,
seperti halnya kau menganggap diri sendiri,
dan KAU memilihkanku menjadi BAGIAN yang terPERANkan penting atas dirimu,
apa itu belum CUKUP untuk terdalamkan lagi ?
untuk diMENGERTI lagi ?

kaupun LELAH dengan kehadiran PERANmu dan PERANku,
mendengarkan keluhan tanpa henti saat ku panik,
kau yang pertama terpilih untuk ikut menopang EMOSIku,
aku pun tak berpikir tentang emosimu diluar senyum menghiburku,
aku melupakan keterbatasanmu pada lelahmu sendiri,
bahwa kaupun juga PANTAS untuk membebankan kepalamu dihadapanku,
namun kadang kau hanya mengalirkan air mata saat ku tak ada,
kau perlihatkan tentang ketangguhanmu didepanku saja,
apakah aku EGOIS ? atau kau yang terlalu merasa MAMPU untuk terlihat KUAT ?

mampu memberi tanpa diMINTA terlebih dahulu,.
semua karena KETULUSAN rasa dalam KEJUJURAN diri dan laku,
meski ada HATI disini, meski ada RASA disini, yang tak kan mampu kau ungkap meski kau berusaha mengungkapnya,..
simpanlah sebagai HARGA dari kebersamaan ini,
untuk sebuah RASA sejati yang terberi,.. untuk kekasih, sahabat dan cinta

Penghargaan tertinggiku untuk para sahabat-sahabatku,..
terima kasih yang tak pernah berujung oleh segala kebesaran anugerah-Nya yang telah mempertemukan kita
                                                                     Alhamdulillah,..