Minggu, 14 Oktober 2012

JURANG

Suatu hari, saat kakimu telah kuat untuk berlari
tanganmu telah kekar untuk mengangkat beban kehidupan
tiba-tiba tanpa sengaja kau terperosok ke JURANG yang dalam
Betapa luar biasa RASA atas ketidaksiapanmu berada disini
Merasa bahwa ini seperti AKHIR dari segala HARAPAN dan KEMUNGKINAN baik

Berhenti dan sadari sejenak,
melihat sekelilingmu yang hanya bertemu dengan semak-semak yang jauh dari segala jenis keNYAMANan hidup.

Yeah,. welcome to the abyss !
Pada kondisi seperti ini, maka kita berpikir bahwa keadaan dan keberadaan kita lah yang paling dalam dan mengenaskan, karena pada saat inilah kita hanya butuh diKASIHANi.
Tidak mau memandang orang lain yang mungkin juga sedang berada pada jurang di lain tempat,
padahal ukuran dalam Jurang itu tidak pernah SAMA.
Dan mungkin saja Tuhan menciptakan INI sesuai tingkat ketinggian kita di mata-Nya.

Perlu diTEKANkan bahwa jurang itu letaknya masih diatas TANAH dan bukan dibawah tanah.
Jadi kau masih bisa berpijak diatasnya dan bukan terkubur didalam.
Jika kaki dan tanganmu masih UTUH, maka perlahan-lahan telusuri jalan dan tebing ke atas dengan hati-hati.
Lambat tapi pasti kau akan terbiasa bahkan menikmati setiap pemandangan disekitarmu.
Bukankah ini sangat DEKAT dengan Alam-Nya.
Kau tidak akan pernah tahu INI sebelumnya ketika kau berada di tempat NYAMANmu dulu.
Banyak bertemu hal LAIN yang mungkin saja memberimu pandangan baru tentang sesuatu diluar dugaanmu.
Kau PASTI tidak menyukai melakukan perjuangan INI dengan KAKI dan TUBUHmu sendiri, dan disini kau terpaksa melakukannya bahkan tanpa bekal dan persiapan sebelumnya.
Ini pengalaman sangat FATAL bagimu.
Keyakinan PASTI bahwa apapun dan bagaimanapun kau akan selalu berusaha KEATAS
karena dalam JURANG tidak ada jalan menuju ke bawah lagi
Jika kau sampai keatas dan merasa BANGGA dengan KAKI dan AKALmu. Maka kaupun mampu bercerita tentang PERJALANANmu pada lainnya dan mereka HANYA sebagai PENDENGAR semata yang hanya bisa MEMBAYANGKAN kehebatanmu menaklukkan sebuah JURANG yang sangat menakutkan ITU.
Apa artinya kesombonganmu ini jika Tuhan tak memaksamu kesitu??

namun bagaimana jika TANGAN dan KAKImu PATAH atau remuk sehingga kaupun tidak bisa berbuat apa-apa untuk bertahan bahkan berjalan keatas?? suaramu tak lagi terdengar saat mulutmu teriak terbungkam kesakitan dalam JATUHmu.
Masih ada HARAPAN lainnya. Kau mampu berdo'a pada Tuhanmu untuk mengirimkan pertolongan-Nya. Dan ataukah beberapa hari tidak ada PERTOLONGAN yang datang menjemputmu, maka kaupun masih bisa berharap dalam do'amu agar SURGA dan KEBAIKAN ada bersamamu setelah ini.

Semua ITU bukan pada KUASA kita untuk berharap lebih dari kehati-hatian
Karena Jurang dalam kehidupan itu benar-benar NYATA dan ADA disini
Setidaknya sebelum JURANG ini mematahkan serta membungkam mulutmu untuk HIDUP adakah kesempatan dari Tuhanmu untuk selalu MENGERTI saat-saat SULIT seperti INI

Dan ketika PERTANYAAN ini muncul untukku,
"Apakah sesungguhnya tujuan Tuhan menciptakan JURANG ini ?"
dan
"Siapakah yang pantas terperosok untuk menjadi PAHLAWAN ataukah BANGKAI disini?"

MAAF untuk sebuah KESALAHAN

sejenak untuk sebuah kesalahan,

"HATI adalah sesuatu milik manusia yang paling BERHARGA,
maka kesalahan terbesar adalah menyakiti HATInya"

dari kata-kata inilah aku menarik sebuah kebijakan bagi diriku sendiri,
BAHWA,..
segala kesakitan HATI ini adalah KESALAHAN diriku sendiri
yang memasukkan dan mengijinkan hal-hal itu menyakiti hatiku,

akan kuMAAFkan segala kesakitan dari berbagai KESALAHAN
tanpa aku pedulikan siapa dan darimana kesalahan ini berasal dan mendatangiku,
akulah yang tetap meminta maaf pada semuanya,
terutama pada HATIku sendiri,


maaf atas diriku sendiri,
menangis untuk kesalahanku pada HATI yang tersakiti
maka AIR MATA inipun adalah AIR SUCI dari tubuhku untuk menebus KESALAHAN ini

berterimakasih kepada orang-orang yang memberiku LUKA di hari kemarin,
tak lain karena mereka lah aku menemukan IKHLASku pada BIJAK hati,
ini bukan keMUNAFIKan, ini hanyalah sebuah KESADARAN diri
menyadari bahwa semua akan kurubah menjadi seribu KEBAIKAN hikmah,
takkan pernah ada BATAS untuk sebuah kesakitan yang berSAMBUNG,
cukup sampai kata "MAAF" untuk diriku sendiri yang akan MAMPU mengakhiri semuanya,


sekilas tentang kata "MAAF",..
MAAF,.
kata ini mudah diucapkan oleh siapapun juga,
namun apakah tak disadari bahwa kata ini tidaklah begitu berPENGARUH tanpa,..
sang pemberi MAAF menerima kesalahan yang ada pada dirinya sendiri,.
terlihat aneh jika kau tak mampu MEMAHAMI kata-kata ini,
bahwa,..
siapapun dan apapun yang menyakitimu itu akan kau simpan dalam HATImu
dan siapa yang mampu mengeluarkan RASA sakit di HATImu itu?
tak lain adalah dirimu sendiri,..
maka minta maaf segalanya pada dirimu sendiri 
atas HATImu yang tersakiti,.

Aku bahagia karena segala KESALAHAN yang datang padaku telah aku keluarkan dari HATIku
HATI yang penuh dengan segala MAAF ini pun kembali SUCI bersama keIKHLASan berbagi
membersihkan HATI dari segala kesalahan yang menyakiti
untuk meNYAMANkan diri pada segala KEBAHAGIAN yang tak terhingga,.

(terimakasih dan MAAF tulusku untuk keluarga, sahabat, kerabat dan semua orang yang berada SINGGAH dalam kehidupan INDAHku)

Kesalahan yang dilakukan orang lain terhadap kita nantinya akan menjadi kesalahan kita juga jika kita tak mampu memaafkannya

sepenggal tentang hujan, petir, badai dan pelangi

memperhatikan sepasang hati bercengkerama
dibalik awan tebal dan hitam
lukisan senyum mereka seolah menghapus kecemasan sebuah pertanda
akan jatuh HUJAN lebat dan PETIR yang menyambar
namun tak mampu menggetarkan RASA dihatinya,
bahkan mereka seperti sedang bergandengan menari di tengah-tengah BADAI,

beberapa teriakan dari bawah langit memanggil-manggil mereka untuk segera turun dan kembali kerumah masing-masing sebelum hujan benar-benar jatuh,
namun mereka tidak kunjung pada sedianya,

hanya beberapa BAIT kalimat yang mereka PESANkan pada para telinga-telinga lainnya:

"bahwa mereka HAUS karena kemarau panjangnya, apalah arti badai dan petir jika itu hanya termakna harga dari sebuah hujan yang mereka nanti di sepanjang kekeringan kemarau, yang akan termanfaatkan untuk banyak kehidupan, ini hanya PROSES alam"

mereka ingin mandi dan minum airnya untuk membersihkan noda-noda debu dan kotoran lainnya, serta menghilangkan haus DAHAGAnya tentang kerinduannya pada kucuran AIR hujan kehidupan.
ya ! itu cara mereka mensucikan hatinya, menghilangkan galau dengan AIR alam-NYA, karena mereka ingin tumbuh segar seperti pohon yang DIAM dan tetap TEGAK bertahan meski ALAM dan lingkungan sekitarnya berusaha menguji keteguhannya dalam hidup. Ada satu nuansa kebahagiaan yang mereka nantikan seandainya telah berhasil melaluinya, yaitu PELANGI..
mereka tidak memperdulikan tentang kedua kemungkinan muncul setelah hujan badai tersebut, apakah akan benar-benar muncul pelangi atau tidak sama sekali. Mereka hanya menikmati semua gejala ALAM ini apa adanya.

sebersit tentang PELANGI yang muncul pun takkkan pernah lama, namun setidaknya mereka pernah menikmatinya bersama-sama.
Sekiranya kau pernah tahu dan mengerti tentang rasa pahit dan manisnya.
Semua akan kembali berputar, kehidupan WAKTU akan berjalan memutar kembali, akan ada kemarau lagi yang mungkin kau lalui sendiri lagi ataukah berbagi. Bahkan akan ada salju atau semi, dan gugur pada musim masanya. Akan selalu datang untuk kehidupan selanjutnya, dan akan terlaluilah dengan cara untukmu menikmatinya, SENDIRI atau BERBAGI

ada sebuah NILAI BANDING yang mereka rumuskan dalam perjalanan terpilihnya, yaitu melalui langsung atau berlindung dibawah bangunan besarpun, badai tetap akan datang menghujamnya.
Jika memang TUHAN menganugerahkan AMANAT besar itu padanya, dan ketika dibalik terjangan panas, hujan, petir dan badai mereka masih mampu bertahan meski sempat tubuhnya menggigil kesakitan, masih ada pelangi tercipta untuk mereka nikmati bersama meski hanya sebuah LAGU PELANGI sekalipun.
dan ini adalah K E H I D U P A N.

Kekasih Sahabat& Cinta.

Kekasih,.. Sahabat,.. & Cinta,..


Kekasih,.. Sahabat,.. & Cinta,..

diantara PERAN inilah kita berada, mengurai MAKNA atas dasar KEBAIKAN yang saling terberi.
Kita masuk dalam segala EMOSI menguasai, tak mampu meninggalkan karena nyatanya memang telah mampu memaksa kita untuk tinggal bersama dalam satu ATAP.
Kau mengerti tentang kebaikan dan keburukanku, akupun paham untuk keburukan dan kebaikanmu
selayak tangan, kaki, mata, telinga, lidah dan semua organ yang selalu saling PEKA untuk menjalankan PERANnya masing-masing. Semua mampu merasakan kebersamaan, menangkap kesakitan, kesalahan, kekecewaan, dan segala ke-AKU-an serta ke-KAMU-an yang telah terpatri dalam jatuh ikhlasmu dalam penerimaan diri.
pasang surut, datar, mengembang, mengempis atau bergelombang terbawa angin yang menghempaskan keKUATannya menuju SAMUDERA kehidupan. Tanpa disadari kita berada ditengah-tengah BADAI dalam senyuman yang berMAKNA lebih dari sekedar hitungan banyak,.

untuk Kekasih, Sahabat & Cinta,..

kau berikan dan pilihkan PERAN mana untukku - untukmu ???
hanya HATImu sendiri yang mampu kau MENGERTI,
meski nyatanya semua HARUS jatuh pada kekuatan TOLERANSI diri,
kau MEMBENCI, namun juga MENCINTAI,.
kau MEMAKI, namun juga MEMUJI,.
kau MENGHILANG, namun juga MERINDUKAN,.

sekali lagi,..
kau tak mampu berbohong padaku,
sekian kali,..
kau tak akan mampu bersembunyi diantara sikap anehmu,
karena kau dan aku bukanlah orang lainnya,
karena kau dan aku bukanlah tak mengenal lainnya,
EMOSI itu hidup,
RASA itu BERADA dan menJIWA,
seperti halnya kau menyayangi diri sendiri,
seperti halnya kau menganggap diri sendiri,
dan KAU memilihkanku menjadi BAGIAN yang terPERANkan penting atas dirimu,
apa itu belum CUKUP untuk terdalamkan lagi ?
untuk diMENGERTI lagi ?

kaupun LELAH dengan kehadiran PERANmu dan PERANku,
mendengarkan keluhan tanpa henti saat ku panik,
kau yang pertama terpilih untuk ikut menopang EMOSIku,
aku pun tak berpikir tentang emosimu diluar senyum menghiburku,
aku melupakan keterbatasanmu pada lelahmu sendiri,
bahwa kaupun juga PANTAS untuk membebankan kepalamu dihadapanku,
namun kadang kau hanya mengalirkan air mata saat ku tak ada,
kau perlihatkan tentang ketangguhanmu didepanku saja,
apakah aku EGOIS ? atau kau yang terlalu merasa MAMPU untuk terlihat KUAT ?

mampu memberi tanpa diMINTA terlebih dahulu,.
semua karena KETULUSAN rasa dalam KEJUJURAN diri dan laku,
meski ada HATI disini, meski ada RASA disini, yang tak kan mampu kau ungkap meski kau berusaha mengungkapnya,..
simpanlah sebagai HARGA dari kebersamaan ini,
untuk sebuah RASA sejati yang terberi,.. untuk kekasih, sahabat dan cinta

Penghargaan tertinggiku untuk para sahabat-sahabatku,..
terima kasih yang tak pernah berujung oleh segala kebesaran anugerah-Nya yang telah mempertemukan kita
                                                                     Alhamdulillah,..

Minggu, 07 Oktober 2012

Mesjid mesjid termegah di indonesia

Indonesia merupakan negeri dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Banyak Mesjid-mesjid megah yang telah dibangun di tanah Indonesia ini. Kali ini saya akan menulis tentang beberapa mesjid termegah di Indonesia. Bangunan dipilih berdasarkan besar dan keindahan dari mesjid-mesjid tersebut.
Masjid Rahmatan Lil-Alamin

Masjid Rahmatan lil Alamin dibangun di Kampus Al-Zaytun, Indramayu, Jawa Barat. Mesjid ini sangat megah. Masjid ini bisa disebut sebagai salah satu mesjid terbesar di dunia yang berukuran 6 hektar dan berlantai 6 dengan kapasitas mencapai 100.000 orang.
Masjid Istiqlal, Jakarta

Masjid Istiqlal merupakan masjid yang terletak di pusat ibukota negara Republik Indonesia, Jakarta. Pada tahun 1970-an, masjid ini adalah masjid terbesar di Asia Tenggara. Masjid ini diprakarsai oleh Presiden Republik Indonesia pertama, Ir. Sukarno.
Masjid Al-Akbar Surabaya

Masjid Al-Akbar dibangun di atas lahan 11,2 hektar di Surabaya, Jawa timur dengan gaya arsitektur yang unik dan modern. Mesjid ini merupakan salah satu mesjid terbesar di Indonesia. Kesan unik dari bangunan ini terletak pada desain kubah masjid yang unik seperti struktur daun dengan kombinasi warna hijau dan biru yang memberikan kesan sejuk dan segar.
Masjid kubah emas Dian Al Mahri

Masjid Dian Al Mahri lebih dikenal dengan sebutan Masjid Kubah Emas Depok. Mesjid ini merupakan salah satu mesjid di dunia yang dibangun dengan kubah yang terbuat dari emas. Masjid ini dapat membuat takjub siapapun yang pernah melihatnya karena keindahannya terutama kubahnya yang terbuat dari emas. Mesjid ini terletak di Depok, Jawa Barat.
Masjid Islamic Centre, Samarinda

Masjid Islamic Centre, Samarinda terletak di Jl Slamet Riyadi, Samarinda, Kalimantan Timur. Bangunan masjid ini memiliki kubah utama dan ornamen-ornamen keemasan yang amat cantik. Sumber inspirasi desain masjid yang amat besar ini berasal dari Masjid Nabawi yang bersuasana religius di Madinah dipadukan dengan Masjid Agung yang artistik di Turki.
Masjid Raya Makassar

Masjid Raya Makassar tampak megah dan mewah. Kubah utama yang bertengger di puncak masjid didatangkan langsung dari Australia. Mesjid ini terletak di Makassar, Sulawesi Selatan.
Masjid At-Tin

Masjid At-Tin adalah satu masjid megah di kawasan TMII, Jakarta. Masjid At-Tin mempunyai keunikan dan kekhasan tersendiri. Gaya arsitektur masjid ini berusaha menonjolkan dan mengekspos lekukan bentuk anak panah pada dinding di hampir semua sudut dan ornamen yang menghiasinya.
Masjid Baiturrahman Aceh

Masjid Raya Baiturrahman adalah sebuah masjid yang berada di pusat Kota Banda Aceh. Mesjid Raya Baiturrahman merupakan salah satu masjid berarsitektur termegah di dunia. Masjid ini dahulunya merupakan masjid Kesultanan Aceh yang dibangun pada masa Sultan Iskandar Muda (1607-1636). Mesjid ini juga merupakan salah satu mesjid tertua dan terindah di Indonesia.
Masjid Agung An-Nur

Masjid Agung An-Nur adalah salah satu masjid termegah di Indonesia dan menjadi masjid kebanggaan masyarakat Riau. Pada malam hari, kawasan itu dihiasi dengan cahaya dari lampu yang berwarna-warni, sehingga pengunjung seakan-akan berada di kawasan Taj Mahal, India. Masjid Agung An-Nur terletak di Pekanbaru, Riau.
Masjid Raya Al-Mashun Medan

Masjid Raya Al- Mashun dikenal juga sebagai Masjid Raya Medan, salah satu peninggalan Sultan Deli yang dibangun tahun 1906 diatas lahan seluas 18.000 meter persegi. Arsitekturnya yang khas dan nilai sejarahnya membuat masjid ini kerap dikunjungi wisatawan mancanegara. Mesjid ini terletak di Medan, Sumatera Utara.
Disamping 10 Mesjid tersebut ada banyak mesjid-mesjid megah lainnya yang telah dan akan dibangun di Indonesia. Semoga dengan keberadaan mesjid-mesjid itu, umat Islam akan semakin semangat dalam beribadah.

Jumat, 21 September 2012

Cintai ia Dalam Diam.

Bila belum siap melangkah lebih jauh dengan seseorang,
cukup cintai ia dalam diam ..
karena diammu adalah salah satu bukti cintamu padanya ..
kau ingin memuliakan dia,
dengan tidak mengajakanya menjalin hubungan yang terlarang,
kau tak mau merusak kesucian dan penjagaan hatinya.
karena diammu memuliakan kesucian diri dan hatimu ..
menghindarkan dirimu dari hal-hal yang akan merusak izzah dan iffahmu ..
karena diammu bukti kesetiaanmu padanya ..
karena mungkin saja orang yang kau cinta adalah juga orang yang telah ALLAH swt. pilihkan untukmu ..
ingatkah kalian tentang kisah Fatimah dan Ali ??
yang keduanya saling memendam apa yang mereka rasakan ..
tapi pada akhirnya mereka dipertemukan dalam ikatan suci nan indah ..

karena dalam diammu tersimpan kekuatan ..
kekuatan harapan ..
hingga mungkin saja Allah akan membuat harapan itu menjadi nyata hingga cintamu yang diam itu dapat berbicara dalam kehidupan nyata ..
bukankah Allah tak akan pernah memutuskan harapan hamba yanng berharap padanya ??
dan jika memang ‘cinta dalam diammu’ itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara di dunia nyata,
biarkan ia tetap diam ..
jika dia memang bukan milikmu,
toh Allah, melalui waktu akan menghapus ‘cinta dalam diammu’ itu dengan memberi rasa yang lebih indah dan orang yang tepat ..
biarkan ‘cinta dalam diammu’ itu menjadi memori tersendiri dan sudut hatimu
menjadi rahasia antara kau dengan Sang Pemilik hatimu ..
Cintailah ia dalam diam, dari kejauhan, dengan kesederhanaan dan keikhlasan…
Ketika cinta kini hadir tidaklah untuk Yang Maha Mengetahui saat secercah rasa tidak lagi tercipta untuk Yang Maha Pencipta izinkanlah hati bertanya untuk siapa ia muncul dengan tiba-tiba…mungkinkah dengan ridha-Nya atau hanya mengundang murka-Nya…
Jika benar cinta itu karena Allah maka biarkanlah ia mengalir mengikuti aliran Allah karena hakikatnya ia berhulu dari Allahmaka ia pun berhilir hanya kepada Allah..
“Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah.” (QS. Adz Dzariyat:49)
“Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu, danorang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelakidan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akanmemampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas(pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. ” (QS. An Nuur: 32)
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmuisteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasatenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang.Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tandabagi kaum yang berfikir. ” (QS. Ar-Ruum:21)
Tapi jika memang kelemahan masih nyata dipelupuk matamaka bersabarlah… berdo’alah… berpuasalah…
” Wahai kaum pemuda,siapa saja diantara kamu yang sudah sanggup untukmenikah,maka menikahlah,sesungguhnya menikah itu memelihara mata,danmemelihara kemaluan,maka bila diantara kamu belum sanggup untukmenikah,berpuasalah,karena ssungguhnya puasa tersebut sebagaipenahannya ” (Hadist)
“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatuperbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk. ” (QS. Al Israa’ :32)
Cukup cintai ia dalam diam…
bukan karena membenci hadirnya…tapi menjaga kesuciannya bukan karena menghindari dunia…tapi meraih surga-Nya bukan karena lemah untuk menghadapinya…tapi menguatkan jiwa dari godaan syaitan yang begitu halus dan menyelusup..
Cukup cintai ia dari kejauhan…
karena hadirmu tiada kan mampu menjauhkannya dari cobaankarena hadirmu hanya akan menggoyahkan iman dan ketenangankarena hadirmu mungkin saja ‘kan membawa kenelangsaan hati-hati yang terjaga…
Cukup cintai ia dengan kesederhanaan…
memupuknya hanya akan menambah penderitaan menumbuhkan harapan hanya akan mengundang kekecewaanmengharapkan balasan hanya akan membumbui kebahagiaan para syaitan…
Maka cintailah ia dengan keikhlasan
karena tentu kisah fatimah dan ali bin abi thalib diingini oleh hati…tapi sanggupkah jika semua berakhir seperti sejarah cinta Salman Al Farisi…?
“…boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat burukbagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. ” (QS. AlBaqarah:216)
“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, danlaki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), danwanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-lakiyang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yangdituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduhitu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga)” (QS.An Nuur:26)
Cukup cintai ia dalam diam dari kejauhan dengan kesederhanaan dan keikhlasan…
karena tiada yang tahu rencana Tuhan…mungkin saja rasa ini ujian yang akan melapuk atau membeku dengan perlahan
karena hati ini begitu mudah untuk dibolak-balikan…serahkankan rasa yang tiada sanggup dijadikan halal itu pada Yang Memberi dan Memilikinya biarkan ia yang mengatur semuanya hingga keindahan itu datang pada waktunya…
“Barangsiapa menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga.” (Umar bin Khattab ra.)
“Diam adalah caraku Mencintaimu karenaNya.
Diam adalah caraku Mengasihimu KarenaNya.
Jikalau Allah tak menakdirkan tersampainya indahnya rasa ini kepadamu di dunia di dalam KeridhaanNya,
mungkin dunia bukanlah tempat yang tepat untuk cinta ini saling bersemi tetapi bisa jadi cinta itu akan bersemi di SyurgaNya.
Dan diamku adalah caraku Mencintaimu KarenaNya.
Suci tak tersentuh, bahkan syaitanpun tidak pernah tahu. Insya Allah…

Muslimah yang Cantik Pribadinya

Setiap wanita senantiasa mendambakan kecantikan fisik. Tetapi ingat, kecantikan dari dalam yang lebih dikenal dengan istilah inner beauty adalah hal yang lebih penting daripada kecantikan fisik belaka. Karena, apa gunanya seorang muslimah cantik fisik tetapi tidak memiliki akhlak terpuji. Atau apa gunanya cantik fisik tetapi dibenci orang-orang sekitar karena tindak-tanduknya yang tidak baik. Karena itu, kecantikan dari dalam memang lebih diutamakan untuk menjaga citra diri seorang muslimah.
Lalu seperti apa sih muslimah yang cantik pribadinya itu, berikut ulasannya:

Menjaga kecantikan dari dalam berarti menjaga etika dan budi pekerti baik, serta menggunakan anggota tubuh untuk hal-hal yang baik berdasarkan sudut pandang syariat Islam.
Alloh pun dengan tegas menyatakan bahwa antara ciri hamba-Nya yang baik adalah mereka yang baik ucapannya. Mereka yang apabila dihina atau dicaci oleh orang yang jahil atau tidak berilmu, mereka tidak membalasnya kecuali dengan kata-kata baik dan lemah lembut. Alloh berfirman disurat Al-Furqan ayat 63, yang artinya  “Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang- orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang mengandung keselamatan.”
Tak hanya itu, seorang muslimah yang baik akan meninggalkan perkataan-perkataan tidak bermanfaat. sebagaimana Rosululloh bersabda, “Termasuk dari kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan apa-apa yang tidak penting baginya.” Mengenai hadits ini, Imam Ibnu Rajab Al-Hambali mengatakan, “Kebanyakan pendapat yang ada tentang maksud meninggalkan apa-apa yang tidak penting adalah menjaga lisan dari ucapan yang tidak berguna.”
Dalam Ad-Daa`wa Ad-Dawaa`, Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyah menerangkan lebih lanjut, bahwa “Menjaga lisan adalah agar jangan sampai seseorang mengucapkan kata-kata yang sia-sia. Apabila dia berkata hendaklah berkata yang diharapkan terdapat kebaikan padanya dan manfaat bagi agamanya. Apabila dia akan berbicara hendaklah dia pikirkan, apakah dalam ucapan yang akan dikeluarkan terdapat manfaat dan kebaikan atau tidak? Apabila tidak bermanfaat hendaklah dia diam, dan apabila bermanfaat hendaklah dia pikirkan lagi, adakah kata-kata lain yang lebih bermanfaat atau tidak? Supaya dia tidak menyia-nyiakan waktunya dengan yang tidak bermanfaat.”
Termasuk dalam hal ini adalah menjauhi perbuatan ghibah yang berkaitan erat dengan lisan yang mudah bergerak dan berbicara. Maka hendaknya para muslimah memperhatikan apa-apa yang diucapkan. Jangan sampai terjatuh dalam perbuatan ghibah yang tercela. Bila setiap wanita muslim bisa menjaga lisan dari mengganggu atau menyakiti orang lain, insya Alloh mereka akan menjadi seorang muslimah sejati. sebagaimana diriwayatkan oleh Muslim bahwa Rosululloh Shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda, ”Seorang muslim sejati adalah bila kaum muslimin merasa selamat dari gangguan lisan dan tangannya.”
Pun demikian dengan anggota tubuh lainnya, seperti mata. Untuk menjadikan sepasang mata yang indah dan mempesona, maka pandanglah kebaikan-kebaikan dari orang-orang, jangan mencari-cari keburukan mereka. Alloh berfirman mengenai hal ini disurat al-Hujurat ayat 12, artinya “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka. Sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain.”
Dan terpenting lagi, mempergunakan mata untuk hal-hal yang diridhai Alloh dan Rosul-Nya. Hal ini berarti tidak menggunakan mata untuk bermaksiat. Pandangan mata adalah mata air kemuliaan, bukan menjadikannya  duta nafsu syahwat sesaat.
Betapa banyak manusia mulia yang didera nestapa dan kehinaan, hanya karena mereka tidak dapat mengendalikan mata. Yaitu ketika matanya tidak dapat lagi menyebabkan seseorang menjadi bersyukur atas anugerah nikmat, karena dipergunakan secara zhalim. Seseorang muslimah yang menjaga pandangan berarti dia menjaga harga diri dan kemaluannya. Barangsiapa yang mengumbar pandangannya, maka akan terjerumus ke dalam kebinasaan. Inilah mengapa Rosul menegaskan, “Tundukkan pandangan kalian dan jagalah kemaluan kalian.”
Lalu peliharalah telinga dari mendengarkan musik, gosip, kata-kata keji dan sesat, atau menyebutkan kesalahan-kesalahan orang. Telinga diciptakan untuk mendengarkan Kalam Alloh dan instruksi-instruksi Rosululloh. Sepasang telinga yang indah dan baik adalah yang bisa mengambil manfaat ilmu-ilmu keislaman.
Selanjutnya tangan, tangan yang baik adalah tangan yang diulurkan untuk membantu dan menolong sesama muslim, serta bersedekah dan berzakat. Kita diberi dua tangan; satu untuk membantu kita dan satu lagi untuk membantu orang lain. Lalu Islam juga  mengajarkan bahwa tangan ‘di atas’ lebih baik dari tangan ‘di bawah’. Tentang hal ini, suatu ketika, Rosul ditanya oleh para istrinya, “Siapakah di antara kami yang pertama kali akan menemui engkau kelak?” Dengan suara bergetar, Nabi menjawab, “Tangan siapa di antara kalian yang paling panjang, itulah yang lebih dahulu menemuiku.” “Tangan paling panjang” yang dimaksud Rosululloh adalah yang gemar memberi sedekah kepada fakir miskin.
Maka, jaga baik-baik kedua tangan, jangan dipergunakan untuk memukul seorang muslimah lainya, dipakai untuk mengambil barang haram ataupun mencuri, jangan dipergunakan untuk menyakiti makhluk ciptaan Alloh, atau dipergunakan untuk mengkhianati titipan atau amanah. Atau untuk menulis kata-kata yang tidak diperbolehkan.
Kemudian kedua kaki yang ‘indah’ adalah yang dipergunakan untuk mendatangkan keridhaan Alloh. Jagalah kedua kaki untuk tidak berjalan menuju tempat-tempat yang diharamkan atau pergi ke pintu penguasa yang kafir. Karena hal itu adalah kemaksiatan yang besar dan sama saja dengan merendahkan diri muslimah. Lalu jangan sekali-kali mempergunakan kaki untuk menyakiti saudara-saudari muslimah, pergunakanlah untuk berbakti kepada Alloh, misalnya dengan mendatangi masjid, tempat-tempat pengajian, berjalan untuk menuntut ilmu agama serta menyambung tali silaturahim, atau melangkahkannya untuk berjihad di jalan-Nya.
Rosul bersabda, “Barangsiapa yang kedua telapak kakinya berdebu di jalan Alloh, maka haram atas keduanya tersentuh api neraka.” Beliau menerangkan lagi, “Alloh akan menjamin orang yang keluar (berjuang) di jalan-Nya, seraya berfirman: “Sesungguhnya orang yang berangkat keluar untuk berjihad di jalan-Ku, karena keimanan kepada-Ku dan membenarkan (segala ajaran) para Rasul-Ku, maka ketahuilah bahwa Akulah yang akan menjaminnya untuk masuk ke dalam surga.”
Demikian pula dengan segenap anggota tubuh lainnya. Semuanya akan nampak indah serta mempesona apabila dipergunakan dalam rel ketaatan kepada Alloh dan Rosul-Nya. Kecantikan fisik seorang muslimah bahkan sangat dipengaruhi kecantikan batin. Untuk mendapatkan tubuh yang ramping, maka cobalah untuk berbagi makanan dengan orang-orang fakir-miskin.
Kecantikan sejati seorang muslimah tidak terletak pada keelokan dan keindahan fisik atau keindahan  pakaiannya. Kecantikannya sangat dipengaruhi perilaku dan ketaatannya kepada Alloh dan Rosul-Nya. Kecantikan sebenarnya direfleksikan dalam hati dan jiwanya.
Maka jadikan malu karena Alloh sebagai perona pipinya. Zikir yang senantiasa membasahi bibir adalah lipstiknya. Kacamatanya adalah penglihatan yang terhindar dari maksiat. Air wudhu adalah bedaknya untuk cahaya di akhirat. Kaki indahnya selalu menghadiri majelis ilmu. Tangannya selalu berbuat baik kepada sesama. Pendengaran yang ma’ruf adalah anting muslimah. Gelangnya adalah tawadhu. Kalungnya adalah kesucian, dan seluruhnya dibalut oleh hijab sebagai perisai bagi kehormatanya . Wallohu ’alam